Salam Kami

Sunday, March 29, 2020

Teknik Sampling

Data suatu penelitian diperoleh dari populasi penelitian. Pada praktiknya, pengempulan data pada semua anggota populasi membutuhkan modal yang cukup besar oleh karena itu muncul istilah teknik sampling, yaitu cara untuk memperoleh sampel dari populasi penelitian.
Populasi
Dalam melakukan penelitian dibutuhkan sekumpulan subjek yang dapat diamati karakteristiknya.  Sekumpulan subjek ini dinamakan populasi sedangkan karakteristik tersebut dinamakan variabel.

Sampel
Tidak mungkin semua anggota populasi dapat diamati (kecuali populasi yang sangat terbatas), oleh karena itu dibutuhkan subjek-subjek yang dapat mewakili populasi. Wakil populasi ini dinamakan sampel.

Teknik Sampling
Dalam menentukan sampel, setidaknya ada dua hal yang harus diperhatikan.
1. Berapa banyak sampel yang ddiharuskan
2. Bagaimana cara memilih sampel tersebut

Cara memilih sampel sering disebut dengan teknik sampling. Dalam penelitian ada dua teknik sampling yaitu
1. Probability Sampling
2. Non-Probability Sampling

Download PDF

Materi Sebelumnya : Desain Penelitian
Materi Selanjutnya : Pengumpulan Data


78 comments:

  1. Materi ini memberikan informasi tentang survei yang dilakukan untuk didapatkan data berbagai sampel dengan menggunakan teknik sampling, serta mempermudah kita memahaminya dengan diberikan beberapa contoh, terimakasih pak๐Ÿ‘

    ReplyDelete
  2. Izin bertanya pak untuk type of sampling kan ada Probability sampling dan non-probability sampling.apakah ada tipe lain selain dua tipe tersebut?
    Terima kasih pak atas materinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Type of sampling based on method : cuma ada 2. Acak dan tidak acak

      Delete
  3. Materi ini bagus untuk jadi referensi saat melakukan penelitian, karena penjelasan dari materi ini juga cukup memberi banyak informasi saat kita melakukan penelitian tersebut.
    Terimakasih pak untuk materinya๐Ÿ‘

    ReplyDelete
  4. Perhatian.
    Ada kuis jam 8 malam. Pelajari materi dg detil ya. Pastikan jam 8 malem kalian standby

    ReplyDelete
  5. Banyak teknik sampling yang dapat kita lakukan untuk mendapatkan sampel yang representatif, baik secara sampling probability maupun secara samplinng nonprobability. Materi ini sangat bermanfaat pada saat melakukan penelitian. Terimakasih pak untuk materinya ๐Ÿ™

    ReplyDelete
  6. cara pengambilan sampel bermacam-macam tergantung jenis penelitian yang akan dilakukan. Secara garis besar metode pengambilan sampel ada 2 yaitu Probability sampling dan Non-probability sampling. Dengan diberikan beberapa contoh, sangat membantu dalam memahami kedua jenis metode pengambilan sampel. terimakasih pak.

    ReplyDelete
  7. Assalamualaikum pak, ini saya mau bertanya pak.
    Karena saat ini sedang maraknya pendemik kasus covid-19,yang ingin saya tanyakan adalah:
    1. Bagaimanakah indonesia dalam melakukan tes pengujian kasus bmvirus covid-19 tersebut?
    2. Bagaimanakah prosedur dalam penyajian suatu data, jika dalam pengujian tersebut tidak optimal atau contoh sampel masih terbatas?

    itu pertanyaan saya pak.
    Sekian dan terimakasih pak.

    ReplyDelete
  8. Materi ini sangat membantu dalam proses penelitian. Dalam materi ini dijelaskan metode untuk pengambilan sample secara menyeluruh sehingga membantu mahasiswa dalam penelitiannya.
    Terimakasih materinya pak๐Ÿ™.

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. Izin bertanya Pak, disana kan dijelaskan beberapa kriteria sampel yang baik. Misalkan pada suatu penelitian sampel yg dimiliki tidak memenuhi kriteria dri salah satu tersebut misalkan sampel agak rumit, namun untuk yg lainnya sampel tersebut memenuhi dari segi biaya dan lainnya. Apakah penelitian tetap dilanjutkan untuk melihat hasilnya bagaimana atau mengganti sampel dari awal Pak?

    Terimakasih pak ๐Ÿ™

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan sampel yg baik tapi sampling yang baik. Syarat sampling yg baik itu harus menjamin bahwa sampel yg terpilih adalah wakil dari populasi, menjamin bahwa langkah yg dilakukan untuk mengambil sampel tidak bias, objektif, memperhatikan akurasi, komprehensif, dan praktis. Suatu penelitian dg sampling yg tidak bisa menjamin salah satu dari itu semua, boleh dikatakan sulit dipercaya.

      Delete
  11. Materi ini memberikan
    Berbagai informasi tentang survey yang dilakukan, baik dengan melakukan metode sensus atau metode pengambilan sampel kelompok kecil. Di materi ini juga diberikan apa yang diperlukan dari pengambilan sampling, bagaiman sampling yang baik, jenis sampling berdasarkan metode, dan diberikan beberapa contoh dari sampling probabilitas dan sampling non probabilitas serta kita juga dapat mengetahui apa itu sampel statistik. Sehingga untuk yang ingin mempelajari tentang teknik sampling cocok sekali mempelajari materi ini. Karena informasi yang diberikan pada materi ini sangat jelas dan mudah untuk dipahami. Terimakasih untuk materinya pak๐Ÿ‘

    ReplyDelete
  12. pak saya mau bertanya mengenai methods survey itukan terbagi menjadi dua yaitu census method dan sampling method, survey yang mana yang paling baik dilakukan pak? karena dari kedua survey sudah baik semua? terimaksih atas penjelasannya.

    ReplyDelete
  13. Terimakasih pak sudah memberi materi tentang teknik sampling. Mulai dari metode survey (yaitu metode sensus dan pengambilan sampel), pengertian populasi menurut Pandey & Meenu Prabhat, sampel satatistik menurut P. Y. Young & Good and Hatt, apa saja yang dibutuhkan dalam sampling, bagaimana kriteria samplik yang bagus, tipe2 dari metode sampling (yaitu pegambilan sampel probabilitas dan non-probabilitias), serta contoh2 dari probabilitas sampling dan non-probabilitas. Semoga dapat bermanfaat untuk kami pak.

    ReplyDelete
  14. Apakah dalam meneliti suatu populasi itu yang di perhatikan hanya subjek dan karateristik nya saja pak adakah penambahan cara lain untuk menelitinya pak?

    ReplyDelete
  15. Dari power point yang saya unduh , dan sudah saya baca, di power point ini dapat saya ambil kesimpulan bahwa teknik sampling adalah teknik yang dilakukan untuk menentukan sampel dimana ada 2 type teknik sampling yakni :
    1. Probability Sampling yaitu pengambilan sampel secara acak dimana teknik ini meliputi : Simple Random Sampling, Systemic Sampling, Stratied Sampling, Multiple or Double Repetitive Sampling, Multi Stage Sampling dan Cluster Sampling.
    2. Non-Probability Sampling yaitu pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. dimana teknik ini meliputi : Incidental or Accidental Sampling, Judgment Sampling, Purposive Sampling, Quota Sampling, Snowball Sampling, dan Purposive or Expert Choice Sampling.
    terima kasih atas materinya pak

    ReplyDelete
  16. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Pak saya izin bertanya. Pada systemic sampling kan memerlukan size of sample sebanyak n. Bagaimana cara seseorang menentukan n yang tepat untuk memperoleh hasil penelitian yang akurat? Terimakasih pak

    ReplyDelete
  17. materi ini sangat berguna sebagai acuan dalam melakukan penelitian serta penyajian materi dengan pengunaan bahasa inggris lebih membuat saya rajin dalam belajar bahasa itu. terimakasih pak atas materinya.

    ReplyDelete
  18. Dari materi ini dapat kita pahami tentang metode sampling ini terdapat Survei yang terbagi metode Sensus dan metode pengambilan sampel. Sampel statistik menurut P. Y. Young adalah gambar miniatur atau bagian melintang dari keseluruhan kelompok atau agregat dari mana sampel diambil, dan menurut Bagus dan Hatt, Sampel seperti namanya, adalah representasi yang lebih kecil dari keseluruhan yang lebih besar. Kebutuhan sampling memerlukan:
    1 Ekonomi waktu
    2 Ekonomi uang
    3 Pengetahuan terperinci yang sebenarnya
    4 Utilitas dalam studi eksperimental
    5 Memiliki keandalan karena didasarkan pada teori probabilitas.
    Jenis sampling berdasarkan metode terbagi 2 yaitu pengambilan sampel probabilitas dan sampling non-probabilitas.
    Sampling probabilitas contohnya:
    1. Pengambilan Sampel Acak Sederhana
    2. Sampling Sistemik
    3.Pengambilan Sampel Strati
    4. Pengambilan Sampel Berganda atau Ganda
    5. Multi Stage Sampling
    6. Pengambilan Sampel Cluster

    Sampling non-probabilitas contohnya:
    1. Sampling Insidentil atau Tidak Disengaja
    2. Sampling Penghakiman
    3. Sampling Purposive
    4. Pengambilan Kuota

    ReplyDelete
  19. Terima kasih atas materi Teknik sampling nya pak. Yang dimana materi ini menjelaskan tentang survey methods, definisi dari populasi,statistical sampel,need of sampling, criterias good sampling, type of sampling, serta contoh-contoh dari type of sampling itu sendiri. Materi nya sangat bermanfaat terimakasih pak

    ReplyDelete
  20. Izin bertanya pak, saya dapat dari beberapa sumber bahwasanya untuk metode penelitian survey itu mempunyai banyak jenisnya ? Apakah itu benar pak?

    ReplyDelete
  21. Yang saya tangkap dari materi ini : Tehnik sampling adalah tehnik yang dilakukan untuk menentukan sampel dengan proses pengambilan sampel yang representatif yang dilakukan dengan perhitungan tertentu . 2 kelompok tehnik sampling yaitu probability sampling dan non-probability sampling .
    1. Probability sampling yaitu salah satu tehnik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur(anggota)populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel, dengan probability sampling, maka pengambilan sampel secara acak atau random dari populasi yang ada.( ACAK)
    2.non-probability sampling yaitu salah satu pengambilan sampel yang tidak memberi peluang atau kesempatan yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi sampel. (TIDAK ACAK)

    Izin dikoreksi pak .

    ReplyDelete
  22. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh terima kasih atas materinya pak, dengan adanya materi ini membuat saya mengetahui bahwa:
    Dalam sensus survei, jumlah individu (pria, wanita dan anak-anak) dikenal sebagai populasi.
    Cara membuat sampling yang baik
    1. Sampel yang baik adalah perwakilan yang benar
    2. Sampel disebut sub-agregat alam semesta
    3. Sampel yang baik bebas dari bias
    4. Sampel yang baik adalah yang objektif
    5. Sampel yang baik beresolusi
    6. Sampel yang baik diperbarui
    7. Sampel yang memiliki kepraktisan untuk penelitian.
    Beberapa jenis dari sampling
    1. Pengambilan Sampel
    2. Pengambilan Sampel Non-Probabilitas.
    Dan dapat mengetahui Beberapa contoh sampling probabilitas dan beberapa contoh sampling non-probabilitas
    Terima kasih atas materinya pak๐Ÿ™

    ReplyDelete
  23. Izin bertanya pak. Selain berapa banyak sampel dan bagaimana cara memilih sampel, hal lain apa yang sebaiknya harus diperhatikan dalam menentukan sampel? Terima kasih sebelumnya pak atas materinya ๐Ÿ‘

    ReplyDelete
  24. Terimakasih pak materinya, kita bisa melakukan pengambilan sampel berganda ketika menggunakan kuesioner, tujuannya untuk mendapatkan sampel yg lebih representatif. Dan dari materi ini terdapat banyak metode berserta penjelasan dan contohnya yang nanti bisa digunakan saat melakukan penelitian.

    ReplyDelete
  25. Terimakasih Pak atas materi yang diberikan. Maaf Pak, izin bertanya, Apakah contoh dalam kehidupan sehari-haru kalau seseorang melakukan multi stage sampling dan cluster sampling? Mohon penjelasannya Pak, terimakasih Pak...

    ReplyDelete
  26. Dalam materi kali ini banyak yang dibahas untuk memudahkan dalam melakukan penelitian. Disamping itu didalam materi memberika informasi untuk melakukan survei dari populsi yang diketahui dengan teknik sampling. Selain itu materi ini juga memuat beberapa pendapat para ahli, need of sampling, good sampling, jenis sampling, probability sampling, non-probability sampling, beserta contoh dari probability dan non-probability sampling. Sehingga memudahkan mahasiswa/i untuk memahami materi pembelajaran tentang teknik sampling, sehingga saat melakukan penelitian mahasiswa/i sudah memiliki bekal untuk melakukan penelitian.

    ReplyDelete
  27. Izin bertanya pak, bagaimana cara mudah untuk membedakan cara memilih sampel antara metode probability sampling dengan non-probability sampling? Dan apa saja yang harus diperhatikan ketika akan memilih sampel, apakah ada ketentuan khusus untuk memilihnya? Sebelumnya terima kasih atas materinya pak

    ReplyDelete
  28. Terimakasih untuk materi Teknik Sampling ini Pak, sangat informatif.
    Saya ingin bertanya pak mengenai statistical sampling ini.
    1. Dalam menentukannentukan sampel secara random, perlukah kita memandang batasan2nya dan mencari batasannya dulu?
    Terkadang dalam kenyataan, peneliti itu menghadapi kendala menentukan sampel yg mendukung, misalnya case :
    "pengaruh kemajuan teknologi terhadap kesetaraan gender"
    Dalam kasus ini akan diambil sampel 100 orang dalam suatu lingkup.tentu ada variabel laki-laki dan perempuan.
    Lalu, ada pertimbangan laki2 dg usia produktif,wanita dg usia produktif, wanita paruh baya, laki-laki paruh baya, anak2, remaja, dll... Sehingga variabel bertambah dari yg tadinya hanya 2 yaitu laki-laki dan perempuan.
    Semakin banyak variabel bukankah nantinya akan timbul pertimbangan baru pak?
    Sehingga dalam sampel yang kita ambil random, kita batasi dengan (sampel laki-laki dan wanita dalam interval usia 24 hingga 55).
    Lalu apabila tidak kita batasi, baik wanita dan pria dalam rentang usia tersebut (memiliki penyakit x) shg tdk bisa bekerja atau tdk maksimal dlam beraktivitas.
    Muncul pertimbangan baru utk mengambil sampel wanita dan pria dalam rentang usia sekian dan tidak memiliki riwayat penyakit.
    2. Berapa perbandingan antar variabel dalam menentukan sampel pak? Apabila seorang peneliti mengambil sampel di lingkup dimana laki2>perempuan. Tentu hasil penelitian dia nanti hanya valid utk lingkungan yg mirip seperti sampelnya, tdk bisa digunakan secara global.
    Itu saja pak yg ingin saya tanyakan.
    Clara Tresia Sevanie T (F1A016032)

    ReplyDelete
  29. Terima kasih untuk materi yg dijelaskn perpoin pak;
    Izin bertanya pak,
    Pada kriteria Good Sampling poin 2 apa sub aggregate yang dimakssud pak? pengertian tentang agregat semacam partikel kecil. kurang paham di poin ini pak. dan pada poin 3 juga pak mengenai free from bias, bias di poin ini yg bagimana ya pak?

    ReplyDelete
  30. Terima kasih banyak pak atas materi Teknik Sampling yang diberikan.
    Dari materi tersebut, yang dapat saya peroleh adalah:
    1. Ada dua metode survei, yaitu metode sensus dan metode engambilan sampel
    2. Populasi adalah seluruh massa pengamatan yang merupakan kelompok induk dari mana sampel harus diambil(definisi menurut Pandey dan Meenu Prabhat).
    3. Sample adalah representasi yang lebih kecil dari keseluruhan yang lebih besar(definisi menurut Good and Hatt)
    4. Yang diperlukan dalam pengambilan sampel adalah: ekonomi waktu, ekonomi uang, pengetahuan terperinci yang benar, utilitas dalam studi eksperimental, dan memiliki keandalan karena didasarkan pada teori probabilitas.
    5. Sampel yang yang baik adalah hasil yang sebenanrnya, bebas dari bias, objektif, bersifat komprehensif, ,menjaga akurasi, dan memiliki kepraktisan untuk penelitian.
    6. Jenis pengambilan sampel dibagi menjadi 2, yaitu Probability Sampling (Terbagi menjadi Simple Random Sampling, Systematic Sampling, Stratified Sampling, Multiple or Double Repetitive Sampling, Multi Stage Sampling dan Cluster Sampling) dan Non-Probability Sampling (Terbagi Menjadi Incidental or Accidental Sampling, Judgment Sampling, Purposive Sampling, Quota Sampling, Snowball Sampling dan Purposive Or Expert Choice Sampling).
    Materi teknik sampling ini sangat bermanfaat dalam melakukan sebuah penelitian.

    ReplyDelete
  31. Materi Teknik Sampling
    Terdiri dari
    1. Survey
    2. Populasi
    Kebutuhan Sampling
    Ekonomi waktu, Ekonomi uang, pengetahuan terperinci yang sebenarnya, utilitas dalam studi eksperimental dan memiliki keandalan karena didasarkan pada teori probabilitas.
    Sampling yang baik memiliki karakteristik seperti berikut ini,
    Sampel yang baik adalah wakil yang sebenarnya, sampel disebut sub-agregat alam semesta, sampel yang baik bebas dari bias, sampel yang baik adalah yang objektif, sampel yang baik menjaga akurasi, sampel yang baik bersifat komprehensif dan sampel yang baik memiliki kepraktisan untuk penelitian.
    Sampling berdasarkan metode terdapat 2 metode yaitu pengambilan sampel probabilitas dan sampling non-probabilitas.

    ReplyDelete
  32. terimakasih untuk materinya pak, menambah wawasan saya mengenai teknik sampling untuk memilih sampel yang baik, teknik membuat sampel yg representatif. serta lebih mengetahui perbedaan beberapa contoh sampling probability dan non-probability

    ReplyDelete
  33. Terimakasih pak atas materinya, disini saya dapat menyimpulkan menurut saya sendiri, Jadi, sebuah penelitian yang baik haruslah memperhatikan dan menggunakan sebuah teknik dalam menetapkan sampel yang akan diambil sebagai subjek penelitian.dimateri ini juga sudah dijelaskan seperti kriteria dari teknik sampling, jenis2 teknik sampling, dan kita juga mengetahui bahwa teknik sampling terbagi menjadi dua yaitu probability sampling dan nonprobability sampling, Teknik sampling ini juga dapat mempermudahkan kita dalam membuat sebuah penelitian.

    ReplyDelete
  34. Terimakasih untuk materi Teknik Sampling ini Pak, sangat informatif.
    Saya ingin bertanya pak mengenai statistical sampling ini.
    1. Dalam menentukannentukan sampel secara random, perlukah kita memandang batasan2nya dan mencari batasannya dulu?
    Terkadang dalam kenyataan, peneliti itu menghadapi kendala menentukan sampel yg mendukung, misalnya case :
    "pengaruh kemajuan teknologi terhadap kesetaraan gender"
    Dalam kasus ini akan diambil sampel 100 orang dalam suatu lingkup.tentu ada variabel laki-laki dan perempuan.
    Lalu, ada pertimbangan laki2 dg usia produktif,wanita dg usia produktif, wanita paruh baya, laki-laki paruh baya, anak2, remaja, dll... Sehingga variabel bertambah dari yg tadinya hanya 2 yaitu laki-laki dan perempuan.
    Semakin banyak variabel bukankah nantinya akan timbul pertimbangan baru pak?
    Sehingga dalam sampel yang kita ambil random, kita batasi dengan (sampel laki-laki dan wanita dalam interval usia 24 hingga 55).
    Lalu apabila tidak kita batasi, baik wanita dan pria dalam rentang usia tersebut (memiliki penyakit x) shg tdk bisa bekerja atau tdk maksimal dlam beraktivitas.
    Muncul pertimbangan baru utk mengambil sampel wanita dan pria dalam rentang usia sekian dan tidak memiliki riwayat penyakit.
    2. Berapa perbandingan antar variabel dalam menentukan sampel pak? Apabila seorang peneliti mengambil sampel di lingkup dimana laki2>perempuan. Tentu hasil penelitian dia nanti hanya valid utk lingkungan yg mirip seperti sampelnya, tdk bisa digunakan secara global.
    Itu saja pak yg ingin saya tanyakan.
    Clara Tresia Sevanie T (F1A016032)

    ReplyDelete
  35. Terima kasih sebelum atas materi tentang teknik sampling nya pak,
    Izin bertanya pak, dari penjelasan di slide tdi jenis sampling ada 2 berdasarkan metode nya yaitu probability sampling dan non-probability sampling, apakah dalam 1 penelitian itu bisa menggunakan 2 metode tersebut jadi 2 jenis sampling berdasarkan metode nya dalam 1 penelitian?

    ReplyDelete
  36. materi kali ini tentang teknik sampling. Data dalam suatu penelitian itu sendiri diperoleh dari populasi penelitian nya. dan pengempulan datanya membutuhkan modal yang cukup besar jika menggunakan semua anggota populasi yg akan di teliti,sehingga munculah istilah teknik sampling ini, yaitu cara untuk memperoleh sampel dari populasi penelitian. teknik sampling pada materi kali ini membahas tentang metode-metode dalam mensurvei, cara pengambilan sampling, seperti apa sampling yg baik, jenis-jenis dari sampling itu sendiri apa saja dan sangat jelas karena disertai dengan contoh nya.
    terima kasih untuk materi-nya pak, materi ini sangat bermanfaat untuk saya pribadi kedepannya

    ReplyDelete
  37. Terimakasih atas materi Teknik sampling nya pak. Mulai dari menjelaskan tentang metode survei yaitu terdiri dari 2 metode (yaitu ;metode sensus dan metode sampling). definisi populasi menurut Pandey & Meenu Prabhat. Penjelasan sampel satatistik menurut P. Y. Young dan juga Good and Hatt.
    Kebutuhan sampling yaitu ;
    1. ekonomi waktu
    2. Ekonomi uang
    3. pengetahuan rinci yang benar
    4. utilitas dalam studi eksperimental.
    5. ia memiliki keandalan karena didasarkan pada teori probabilitas
    kriteria yang baik. Yaitu :
    1. yang baik sampel adalah benar perwakilan
    2. Sampel disebut sub-agregat alam semesta
    3. Sampel yang baik bebas dari biasa
    4. yang baik sampel merupakan tujuan satu
    5. Sampel yang baik menjaga akurasi
    6. Sampel yang baik bersifat komprehensif
    7. Sampel yang baik memiliki kepraktisan untuk penelitian

    kemudian jenis–jenis sampling yang terdapat 2 metode (yaitu pegambilan sampel probabilitas dan non-probabilitias), dan juga contoh-contoh dari probabilitas sampling dan non-probabilitas.

    ReplyDelete
  38. Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, disini yang dapat saya simpulkan dari materi kali ini adalah pengertian sampel statistik menurut
    • P. Y. Young
    Sampel statistik adalah gambar miniatur atau
    bagian melintang dari keseluruhan kelompok
    atau agregat dari mana sampel diambil
    • Good and Hatt
    Sampel seperti namanya, adalah representasi
    yang lebih kecil dari keseluruhan yang lebih besar.
    Dapat di simpulkan bahwa sampel statistik adalah representasi atau miniatur dari keseluruhan yang besar dari kelompok yang di ambil sampelnya.
    Selain itu juga dapat kita ketahui apa saja kriteria sampel yang baik, d antaranya
    1. Sampel yang baik adalah wakil yang sebenarnya
    2. Sampel disebut sub-agregat alam semesta
    3. Sampel yang baik bebas dari bias
    4. Sampel yang baik adalah yang objektif
    5. Sampel yang baik menjaga akurasi
    6. Sampel yang baik bersifat komprehensif
    7. Sampel yang baik memiliki kepraktisan untuk penelitian
    Berdasarkan metodenya tipe sampling d bedakan menjadi dua yaitu pengambilan sampel probabilitas dan sampel non probabilitas.
    • Pengambilan Sampel Probabilitas
    Bagian bagian dari sampel probabilitas diantaranya
    Pengambilan Sampel Acak Sederhana, Pengambilan
    lSampel Sistematis, Pengambilan Sampel Bertingkat, Pengambilan Sampel Berganda atau Ganda, Pengambilan Sampel Multi Tahap, Pengambilan Sampel Cluster,
    • Sampling Non-Probabilitas
    Bagian bagian dari sampel non probabilitas diantaranya
    Pengambilan Sampel Insidental atau Tidak Disengaja, Pengambilan Sampel, Tujuan Pengambilan Sampel, Pengambilan Kuota, Pengambilan Sampel Bola Salju, Purposive atau Expert Sampling Pilihan
    Begitulah kesimpulan yang dapat saya sampaikan, sekian terimakasih
    Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh

    ReplyDelete
  39. Terimakasih pak, atas postingannya mengenai materi teknik sampling.
    Pada materi ini, saya menjadi mengerti bagaimana teknik dalam pengambilan sampel. Kita bisa melakukan survei dengan menggunakan metode sensus dan pengambilan sampel (sampling method). Tidak hanya itu dalam materi ini kita juga mempelajari mengenai sampel statistik, kebutuhan pengambilan sampel, kriteria pengambilan sampel(sampling) yang baik itu seperti apa, dan jenis pengambilan sampel berdasarkan metode probalitas(acak) dan non-probabilitas(tidak acak) beserta contoh-contoh nya. Materi yang lengkap dan dirangkum sedemikian sehingga mudah dimengerti oleh oembaca.

    ReplyDelete
  40. Berdasarkan materi yang telah di berikan di atas tentang teknik sampling.
    Maka saya dapat merangkumnya sebagai berikut :

    Dalam teknik sampling ada beberapa hal yang harus dipelajari dan digunakan dalam teknik sampling yaitu : survey, population, statistical sample, need of sampling, good sampling, type sampling, probability sampling, non probability sampling.

    • Survey terdiri dari survey methods dan sampling methods
    Surve methods berkaitan dengan penyelidikan seluruh populasi, di sini data dikumpulkan untuk setiap unit keseluruhan. Metode ini memberikan info yang lebih akurat dan tepat karena tidak ada unit yang tertinggal.
    Sampling methods disini sekelompok kecil dipilih sebagai perwakilan dari seluruh semesta, ia bekerja dengan tujuan untuk memeperoleh info yang akurat dan dapat diandalkan, tentang semesta, dengan biaya, waktu, dan energi minimum dan untuk menetapkan batas-batas akurasi perkiraan tersebut.
    • Population atau semesta adalah seluruh massa pengamatan yang merupakan kelompo induk dari mana sampel harus dibentuk.
    • Statistical sample adalah representasi yang lebih kecil dari keseluruhan yang lebih besar (Good and Hatt).
    • Need of sampling atau kebutuhan sampel terdiri dari, ekonomi dari waktu, ekonomi dari uang, pengetahuan terperinci yang sebenarnya, utilitas dalam studi eksperimental, memiliki keandalan karena didasarkan pada teori probabilitas.
    • Good sampling atau sampel yang bagus adalah apabila memenuhu kriteria berikut, yaitu sampel yang baik adalah perwakilan yang sebenarnya, sampel disebu agregat semesta, bebas dari bias, objectif, menjaga keakuratan, bersifat komprehensif, memailiki kepraktisan untuk penelitian.
    • Type sampling berdasarkan metode nya terbagi menjadi dua yaitu probability sampling dan non probability sampling
    • Probability sampling terdiri dari : pengambilan sample acak sederhana, pengambilan sampel sistematis, pengambilan sampel berganda, pengambilan sampel berganda atau ganda, pengambilan sampe multitahap, pengelompokkan claster.
    • Non probabiliy sampling terdiri dari : pengambilan sampel insidental, judgment sampling, pengambilan sampel purposive, pengambilan data, snowball sampling, purposive or export choice sampling.

    ReplyDelete
  41. Materi ini merupakan materi teknik sampling
    Teknik sampling bisa dilakukan berdasarkan survei dg 2 metode yaitu
    1. Metode sensus
    2. Metode sampling
    Populasi merupakan kelompok induk dari mana sampel yang dibentuk, istilah populasi menyampaikan makna yang berbeda dari yg tradisonal, dalam sensus survei
    Tipe sampling ada 2:
    1.pengambilan sampel probabilitas
    2.pengambilan sampel bukan probabilitas

    Kebutuhan sampling yaitu
    1.ekonomi waktu
    2.ekonomi uang
    3.pengetahuan yg terperinci
    4.utilitas dlm studi eksperimental
    5.memiliki keandalan beradsarkan probabilitas

    Sampling yang baik yaitu
    1. Sampel yang baik adalah perwakilan yang benar
    2. Sampel disebut sub-agregat alam semesta
    3. Sampel yang baik bebas dari bias
    4. Sampel yang baik adalah yang objektif
    5. Sampel yang baik beresolusi
    6. Sampel yang baik diperbarui
    7. Sampel yang memiliki kepraktisan untuk penelitian
    Teknik sampling merupakan sebuah teknik pengambilan sampel menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian.
    Terima kasih atas materinya pak, kami bisa mengerti tentang teknik sampling

    ReplyDelete
  42. terima kasiah materinya pak , dari materi tersebut bisa disimpulkan bahwa teknik sampling memerlukan bebebrapa sampel dan cara memilih sampel dangan baik,
    juga mengetahui metode metode yang diterapkan , metode yang digunakan yaitu metode sensus dan metode pengambilan sampel.

    ReplyDelete
  43. Pada materi teknik sampling diatas dapat kita pahami.

    1. Teknik sampling adalah teknik yang dilakukan untuk menentukan suatu sampel. Jadi, jika kita ingin melakukan sebuah penelitian, hal pertama yang harus kita perhatikan yaitu menentukan teknik dalam menetapkan sampel yang akan diambil sebagai subjek penelitian.

    2. Jenis sampling atau pengambilan sampel ada dua jenis yaitu, pengambilan sampel probabilitas dan non-probabilitas.

    •) contoh sampling probabilitas :
    1. Pengambilan sampel acak sederhana
    2. Sampling sistemik
    3. Pengambilan sampel strati
    4. Pengambilan sampel berganda
    5. Multi stage sampling
    6. Pengambilan sampel cluster

    •) contoh sampling non-probabilitas :
    1. Sampling insidentil atau tak disengaja
    2. Sampling penghakiman
    3. Sampling purposive
    4. Pengambilan kuota

    ReplyDelete
  44. Saya ingin bertanya pak, bagaimana jika seandainya ketika melakukan metode sampling terjading sampling error's ? Apa yang harus kita lakukan untuk mereduksi sampling errors tersebeut pak ? Kemudian ada atau tidak kemungkinan bahwa seorang peneliti tidak harus menggunakan teknik sampling untuk mendapatkan sample yang tepat ? Jika iya, dalam kondisi yang bagaimana teknik sampling tdak digunakan ? Terimakasih pak atas materi yang telah diberikan, dan terimakasih juga sebelumnya untuk berkenan menjawab pertanyaan saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sampling error itu posisinya sama dengan error' karena peneliti.
      Sampling error dapat berarti error karena kesalahan dalam sampling, pemilihan teknik sampling menjadi sebab utama error.
      Desain penelitian akan menuntun peneliti dalam memilih teknik sampling.

      Teknik sampling harus ada, kecuali penelitian terhadap populasi yg terbatas sehingga dapat langsung dilakukan sensus.
      Jika tidak menggunakan teknik sampling maka bagaimana peneliti akan menjustifikasi bahwa penelitian nya benar?

      Delete
    2. Baik pak, terimakasih atas jawabannya. Tapi pak, mengapa ada pengecualaian terhadap populasi yang terbatas ? Mengapa tidak diwajibkan saja setiap peneliti harus menggunakan teknik sampling baik populasi yg akan diteliti terbatas atau tidak ? Kemudian apa yang membedakan / perbandingan teknik sampling dan sensus didalam penelitian terhadap populasi yang terbatas ?

      Delete
  45. Terimakasih untuk materi hari ini pak.Dari materi ini saya dapat rangkum secara garis besar bahwa dalam suatu penelitian survei, tidak perlu untuk meneliti semua individu dalam suatu populasi, sebab disamping memakan biaya yang banyak, juga membutuhkan waktu yang lama. Dengan meneliti sebagian dari populasi, diharapkan hasil yang diperoleh akan dapat menggambarkan sifat populasi yang bersangkutan. Untuk dapat mencapai tujuan ini, maka cara-cara pengambilan sebuah sampel harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Sebuah sampel harus dipilih sedemikian rupa sehingga setiap satuan unsur mempunyai kesempatan dan peluang yang sama untuk dipilih, dan besarnya peluang tersebut tidak boleh sama dengan nol. Di samping itu,pengambilan sampel secara acak harus menggunakan teknik yang tepat sesuai dengan ciri-ciri populasi dan tujuan penelitian.

    Dan yang ingin saya tanyakan adalah berapa besarnya sampel yang
    harus diambil untuk mendapatkan data yang representatif dan apakah ada rumus tertentu yang dapat kita gunakan dalam hal ini?

    Sekian dan trimakasih

    ReplyDelete
  46. Terimakasih untuk materi hari ini pak.Dari materi ini saya dapat rangkum secara garis besar bahwa dalam suatu penelitian survei, tidak perlu untuk meneliti semua individu dalam suatu populasi, sebab disamping memakan biaya yang banyak, juga membutuhkan waktu yang lama. Dengan meneliti sebagian dari populasi, diharapkan hasil yang diperoleh akan dapat menggambarkan sifat populasi yang bersangkutan. Untuk dapat mencapai tujuan ini, maka cara-cara pengambilan sebuah sampel harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Sebuah sampel harus dipilih sedemikian rupa sehingga setiap satuan unsur mempunyai kesempatan dan peluang yang sama untuk dipilih, dan besarnya peluang tersebut tidak boleh sama dengan nol. Di samping itu,pengambilan sampel secara acak harus menggunakan teknik yang tepat sesuai dengan ciri-ciri populasi dan tujuan penelitian.

    Dan yang ingin saya tanyakan adalah berapa besarnya sampel yang
    harus diambil untuk mendapatkan data yang representatif dan apakah ada rumus tertentu yang dapat kita gunakan dalam hal ini?

    Sekian dan trimakasih

    ReplyDelete
  47. Terimakasih atas materi metodologi penelitian pada pertemuan Minggu ini yang sudah bapak kasih. Materi ini sudah saya baca dan saya pahami. Yang saya dapat dari materi teknik sampling ini adalah :
    1. Metode survei (metode sensus dan metode pengambilan sampel)
    2. Definisi dari populasi
    3. Pengertian dari sampel statistik
    4. Kebutuhan sampling
    5. Kriteria sampling yang baik
    6. Jenis-jenis sampling
    7. Dan contoh-contoh dari sampling probabilitas dan non probabilitas.
    Materi ini sangat diperlukan saya maupun mahasiswa lain nantinya.

    ReplyDelete
  48. Terimakasih atas materi nya kali ini pak๐Ÿ™๐Ÿผ

    Materi yang sangat bermanfaat dan tentunya ini akan menjdi pengetahuan dalam melakukan penelitian nantinya.
    Dari materi yang telah saya baca, dapat mengetahui banyak hal tentang teknik sampling, dimana kita telah ketahui bahwa teknik sampling yaitu cara untuk memperoleh sampel dari populasi penelitian.
    Dalam survei terdapat 2 metode yaitu metode sensus dan metode sampling. Yang mana bila metode sensus ini lingkupan yang sangat luas. Sedangkan metode sampling dapat diambil sekelompok kecil yang dipilih sebagai perwakilan dari seluruh alam semesta. Metode sampling bekerja dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang akurat dan dapat diandalkan dengan biaya minimum, waktu dan energi untuk menetapkan batas ketepatan estimasi tersebut.

    Disini juga dapat mengetahui apasaja kebutuhan dari sampling, bagaimana teknik samping yang bagus. Dan yang terakhir yaitu tipe dari sampling. Yaitu ada probabilitas sampling dan non-probabilitas sampling.

    (Jessy tri suci, F1A017015)

    ReplyDelete
  49. Terimakasih atas materi nya kali ini pak����

    Materi yang sangat bermanfaat dan tentunya ini akan menjdi pengetahuan dalam melakukan penelitian nantinya.
    Dari materi yang telah saya baca, dapat mengetahui banyak hal tentang teknik sampling, dimana kita telah ketahui bahwa teknik sampling yaitu cara untuk memperoleh sampel dari populasi penelitian.
    Dalam survei terdapat 2 metode yaitu metode sensus dan metode sampling. Yang mana bila metode sensus ini lingkupan yang sangat luas. Sedangkan metode sampling dapat diambil sekelompok kecil yang dipilih sebagai perwakilan dari seluruh alam semesta. Metode sampling bekerja dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang akurat dan dapat diandalkan dengan biaya minimum, waktu dan energi untuk menetapkan batas ketepatan estimasi tersebut.

    Disini juga dapat mengetahui apasaja kebutuhan dari sampling, bagaimana teknik samping yang bagus. Dan yang terakhir yaitu tipe dari sampling. Yaitu ada probabilitas sampling dan non-probabilitas sampling.

    (Jessy tri suci, F1A017015)

    ReplyDelete
  50. Assalamualaikum wr.wb
    Terimakasih atas materi yang bapak berikan,
    Materinya sangat membatu kami dalam mengetahui apa itu metode survei, metode pengambilan sampel, definisi yang dapat digunakan untuk pengambilan sampel, kami juga dapat membedakan apa perbedaan dari sampel statistik PT Young dengan sampel statistik good dan hatt, kami juga dapat mengetahui kebutuhan perlu sampling dan sampling yang baik,kami juga menggetahui beberapa jenis sampling beserta contoh dan bisa di gunakan untuk beberapa permasalahan yang di ambil

    ReplyDelete
  51. Terima kasih atas materi teknik sampling yg diberikan hari ini, saya mau bertnya pak kan disana dijelaskan ada beberapa kriteria sampling yg bagus slah satunya adalah sebuah sampel disebut sub-agregat of the universe. Yg ingin saya tnykan sub-agregat itu jenis sampel yg sprti apa pak. Terima ksih pak

    ReplyDelete
  52. Terima kasih atas materi teknik sampling yg diberikan hari ini, saya mau bertnya pak kan disana dijelaskan ada beberapa kriteria sampling yg bagus slah satunya adalah sebuah sampel disebut sub-agregat of the universe. Yg ingin saya tnykan sub-agregat itu jenis sampel yg sprti apa pak. Terima ksih pak

    ReplyDelete
  53. Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh...Terima kasih atas materinya pak,materi teknik sampling yang bapak sampaikan sangat bermanfaat untuk kami,dalam materi ini dijelaskan tentang metode yg bisa digunakan dalam penelitian yaitu metode sensus dan metode pengambilan sampel.Dalam menentukan sampel,setidaknya ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu berapa banyak sampel yang diharuskan dan bagaimana cara memilih sampel tersebut. Sampel yang baik harus memenuhi perwakilan yang benar,sampel disebut sub-agregat alam semesta,bebas dari bias,objektif,menjaga akurasi,bersifat komprehensif,dan harus memiliki kepraktisan untuk penelitian.Dalam materi ini dijelaskan juga dalam penelitian ada dua teknik sampling yaitu sampling probabilitas dan sampling non-probabilitas.

    ReplyDelete
  54. Pada materi kali ini tentang teknik sampling dimana terdapat 2 bagian dasar dari tekni ini yakni probability dan non probability sampling

    ReplyDelete
  55. Terima Kasih pak untuk materi minggu ini tentang metode pangambilan sample.
    Disini saya mau bertanya pak, Didalam jenis pengambilan sample terdapat 2 metode yaitu metode Probability samping dan nonprobability sampling. Didalam 2 metode tersebut apakah terdapat garis besar yg dapat kita gunakan dalam menggunakan metode tersebut??

    ReplyDelete
  56. Assalamu'alaikum.
    Saya ingin bertanya pak.
    Sampel yang di ambil apakah bersifat random atau tidak?

    ReplyDelete
  57. Materi ini sangat membantu dalam melakukan penelitian bertujuan untuk memudahkan kegiatan suatu penelitian. Teknik sampling dapat digunakan dengan cara mengambil sampel dari suatu populasi. Dengan memerhatikan beberapa syarat dalam pengambilan sampel. Teknik sampling yang digunakan juga harus melihat ciri2 pada setiap sampel agar dapat digunakan .
    Sekian dan Trimakasih pak

    ReplyDelete
  58. Terimakasih atas materinya pak

    Dari materi ini, dapat diketahui beberapa kebutuhan sampling dan bagaimana sampling yang bagus
    Selain itu, diketahui bahwa terdapat 2 jenis sampling yaitu Probability sampling dan Non-probability sampling .
    Dimana probability sampling adalah teknik pengambilan contoh acak sederhana, Dengan cara pengambilan sampel ini, seluruh anggota populasi diasumsikan memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel penelitian sehingga mendapatkan akurasi yang lebih tepat. Sedangkan Non-probability sampling adalah teknik pengambilan sampel tidak dipilih secara acak, dengan waktu yang lebih cepat, namun akurasinya kurang tepat jika dibandingkan dengan teknik probability sampling.

    ReplyDelete
  59. Materi kali ini membahas tentang teknik sampling.
    Pada teknik ini ada dibagi menjadi dua bagian dasar yakni probability dan non probability sampling

    ReplyDelete
  60. Assalamu'alaikum.
    Saya ingin bertanya pak.
    Sampel yang di ambil apakah bersifat random atau tidak?

    ReplyDelete
  61. Terimakasih atas materinya pak

    Dari materi ini, dapat diketahui beberapa kebutuhan sampling dan bagaimana sampling yang bagus
    Selain itu, diketahui bahwa terdapat 2 jenis sampling yaitu Probability sampling dan Non-probability sampling .
    Dimana Probability sampling adalah teknik pengambilan contoh acak sederhana, Dengan cara pengambilan sampel ini, seluruh anggota populasi diasumsikan memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel penelitian sehingga mendapatkan akurasi yang lebih tepat. Sedangkan Non-probability sampling adalah teknik pengambilan sampel tidak dipilih secara acak, dengan waktu yang lebih cepat, namun akurasinya kurang tepat jika dibandingkan dengan teknik probability sampling.

    ReplyDelete
  62. Materi kalini membahas tentang teknik sampling yang terbagi menjadi dua bagian dasar yakni probability dan non probability sampling

    ReplyDelete
  63. Terima kasih atas materi teknik sampling ini pak, sangat bermanfaat untuk bekal mahasiswa yang akan menyusun skripsi.
    Materi ini memberi solusi bagaimana pengumpulan data pada anggota populasi, yang mana tidak semua anggota populasi dapat diamati, kecuali populasi yang sangat terbatas. Maka dengan problem tersebut diperoleh solusi dengan menentukan subjek² yang dapat mewakili populasi, yang dinamakan sampel.
    Dalam menetukan sampel ada 2 hal yg harus diperhatikan yaitu berapa banyak sampel yg diharuskan dan bagaimana cara memilih sampel tsb.

    Fitri Astuti (F1A016027)

    ReplyDelete
  64. Terima kasih atas materinya pak, saya ingin bertanya, tadi sudah dijelaskan kriteria sampling yg baik, jadi apakah setiap penelitian harus memenuhi setiap kriteria agar dikatakan baik? Dan apakah keakuratan sampling terpengaruh juga dengan terpenuhinya semua kriteria?

    ReplyDelete
  65. Terima kasih atas materi teknik sampling yg diberikan hari ini, saya mau bertnya pak kan disana dijelaskan ada beberapa kriteria sampling yg bagus slah satunya adalah sebuah sampel disebut sub-agregat of the universe. Yg ingin saya tnykan sub-agregat itu jenis sampel yg sprti apa pak. Terima ksih pak

    ReplyDelete
  66. Assalamualaikum wr.wb
    Terimakasih atas materi yang bapak berikan,
    Materinya sangat membatu kami dalam mengetahui apa itu metode survei, metode pengambilan sampel, definisi yang dapat digunakan untuk pengambilan sampel, kami juga dapat membedakan apa perbedaan dari sampel statistik PT Young dengan sampel statistik good dan hatt, kami juga dapat mengetahui kebutuhan perlu sampling dan sampling yang baik,kami juga menggetahui beberapa jenis sampling beserta contoh dan bisa di gunakan untuk beberapa permasalahan yang di ambil

    ReplyDelete
  67. Dari kedua bagian dasar ini pada teknik sampling memungkinkan tidak terbagi lagi menjadi fuzzy (blur atau tidak ada pada probability dan non probability pak?)

    ReplyDelete
  68. Terimakasih atas materi hari ini pak.. dengan meteri ini saya bisa memahami tentang teknik sampling.
    Yang saya dapat dari materi hari ini adalah :
    1. Metode survei (dimana metode survei ini ada 2 yaitu: metode sensus dan metode pengambilan sampel)
    2. Populasi
    3. Pengertian dari sampel statistik menurut ahli
    4. Kebutuhan dalam sampling
    5. Kriteria sampling yang baik bagaimana
    6. Jenis-jenis sampling
    7. Dan contoh2 dari sampling probabilitas dan non probabilitas.
    Terimakasih banyak pak..

    ReplyDelete
  69. Link kuis
    https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSd0TfGSmfTOje89B8vYwsFhYQ0cAXbfXGuCO1zOgLaG8avbrA/viewform

    ReplyDelete

Populer