Salam Kami

Thursday, April 25, 2019

Integral Fungsi Kompleks

Ringkasan:
Integral fungsi kompleks tidak sesederhana integral fungsi riil Perlu konsep dasar untuk mendukung ide-idenya. Konsep kurva mulus dan lintasan menjadi pondasi integral kompleks.




Kurva Mulus

Misalkan t adalah peubah nyata. Suatu kurva dalam bidang datar dinamakan kurva mulus jika dan hanya jika kurva tersebut dapat dinyatakan dengan dua fungsi bernilai nyata

x = φ(t), y = ψ(t), dengan α ≤ t ≤ β 

Sedemikian hingga turunannya dx/dt =  φ'(t) dan dy/dt = ψ'(t) ada dan merupakan fungsi kontinu dari t pada interval yang sama

Lintasan

Jika C suatu kurva mulus yang dinyatakan secara parametrik α ≤ t ≤ β maka titik t = α disebut titik awal C (initial point of C), sedangkan titik t = β disebut titik akhir C (terminal point of C). Suatu kurva dinamakan lintasan jika terdiri dari sejumlah berhingga kurva mulus C1, C2, C3, · · · , Cn sehingga titik
akhir Ck berimpit dengan titik awal Ck+1. Dalam notasi ditulis: C = C1 + C2 + C3 + · · · Cn

Jika titik akhir lintasan berimpit dengan titik awalnya, maka C dinamakan lintasan tertutup (closed path). Selanjutnya jika titik akhir lintasan tidak berimpit dengan titik awalnya, maka C dinamakan lintasan terbuka (open path).


Untuk mendapatkan materi lengkap, silahkan download melalui link dibawah ini.

Materi Sebelumnya : Fungsi Analitik & Harmonik

Link Cepat:

Kalkulus I                                
Kalkulus II            
Kalkulus Peubah Banyak          
Struktur Aljabar                      
Metode Numerik                      

No comments:

Post a Comment

Populer